← Kembali

Dulu saya adalah seorang yang sangat introvert, yang sangat tak percaya diri untuk berbicara didepan orang bayak. Hingga akhirnya saya masuk pondok dan di wajibkan mengikuti Muhadharah. Wahhh itu paling buat saya ga betah😭rasa tak betah pun semakin tinggi saat saya kena hukuman bagian bahasa karna ga sengaja ngobrol pake bahasa indo, eh ga lama dari itu aku dimarahin bagian keamanan karna ketauan nangis di mujafaf😩🤌🏻 namun, ada suatu moment yg membuat saya ingin terus bertahan di pondok. Yaitu Gebyar seni, kenapa? Karna saya suka mendesain dan gambar bangunan. Dari sanalah Saya bertekad untuk menjadi ketua dekor panggung suatu hari nanti, ketertarikan saya ter motivasi dari cita-cita masa kecil saya ingin menjadi seorang Arsitektur. Saya mulai belajar lebih giat, berlatih dgn baik dan beradaptasi dgn disiplin pondok yg ternyata membuat saya menjadi terbiasa. Disiplin waktu, konsisten dalam jadwal dan percaya diri untuk bisa tampil di depan umum yang membuat saya bisa menjadi seperti ini sekarang. Dan pada akhirnya saya juga telah menjadi ketua Tim dekorasi panggung GS5637 yang membuat saya paling berkesan di pondok. Namun ada satu kalimat yg paling berkesan bagi saya saat itu yang di ucapkan oleh ustdz Endang “wahai para santri sesukses apapun kalian nanti di luar sana, sehebat apapun kalian nanti dan setinggi apapun kalian nanti menjabat. Tetaplah datang kembali ke pondok ini, dan jikapun kalian nanti belum menjadi seorang yg sukses seperti yang kalian inginkan, sesungguhnya kesuksesan terbesar adalah tetap menjadi Seorang Santri. Kami lebih bangga melihat kalian tetap menjaga ibadah dengan taat dan mengerjakan sunah sunahnya, kami bangga bisa mengajarkan kalian menjadi seorang yang disiplin dan kami sangat bangga kalian tetap menjadi silaturahmi untuk kembali berkumpul bersama di pondok ini” 🥹🫶🏻 dari saya lah saya mulai memahami, sesukses apapun saya bahkan jikapun saya tidak menjadi seperti yang saya inginkan, yang paling pondok banggakan adalah bagaimana ilmu yang telah kita pelajari di pondok tetap bisa kita terapkan di kehidupan sehari-hari. Menjadi seorang santri tidak menjamin seseorang akan selalu berbuat baik, namun menjadi seorang santri setidaknya pondok telah memberitahukan kebaikan dan menuntun arah untuk bekal para santri dimasa yang akan datang🖤

Melin Nur Aliyah
Angkatan 33