Semua Testimoni Alumni
Cerita nostalgia dari para alumni Pondok Pesantren Al-Basyariyah
Pernah menjadi bagian dari jami'atul hufazh, trus di tes juz 30 di aula di masroh waktu kelas 5 tmi, rasanya MasyaAllah banget senang, sedih campur aduk, dulu yang ngetes nya ustadz musawa. Alhamdulillah jadi kenangan baik.
Mungkin salah satu aspek kita masih bisa bertahan disini sampai saat ini. Bahwa dahulu kita di didik oleh para asatidz yang mempunyai mental perintis. Tak bisa dipungkiri kita itu tumbuh dan berkembang dipondok yang masih merintis, yang mana segalanya masih terbatas, tpi dari keterbatasan itu kita mempunyai mental perintis yang harus kuat bertahan dari segala keterbatasan. Dari keterbatasan itu lah kita disini harus mengejar baik dari segi keilmuan, segi keorganisasian, atau bahkan kita disini masih terbatas dri sisi ekonomi.. Alaa kulli haal, apapun masalahnya yg kita hadapi, kita harus ingat bahwa kita harus punya mental perintis.. Yang harus kuat dengan segala keterbatasan.. Terima kasih yg sudah survive sampai saat ini.. Rindu pondok @al_basyariyah_cigondewah dengan segala suasananya, Salam kami dari Universitas seluruh indonesia
Alhamdulillah bisa menikmati bagian menjadi santri
kangen di carekan ku buya gara-gara saya ta'lim jam 11 can siap tapi tadi teh nunu di piwarang ku abuya na hhe kangen abuya azhar:(
Di hukum di balong sma buya
Masuk alba karena ada teman yg mondok di Alba juga. TDK ada bayangan pesantren itu seperti apa. Masuk pasti jdi looser karena belajar semua dari awal dan baru, sakit sakitan cukup parah sampai harus berobat jalan dan pindah rumah sekeluarga dkt pondok Alba jdi JKM (jamaah kaum masyarakat) agr bsa tetap mondok pulang pergi sambil berobat jalan. Bermodal semangat ingin menaklukan tantangan mondok perlahan lahan jdi santri terbaik dng nilai rata rata ujian 9 dari 10 (sempurna) waktu itu, dapat kesempatan Beasiswa negara program akselerasi kuliah S1 dlm wktu 1.5 th dan lanjut beasiswa S2 ekonomi islam. Bersyukur atas berkah dan karunia Allah bsa Smp di titik sekarang.
Bnyk banget kenangan..bnyk belajar tentang solidaritas, hidup di jln ..dan di luar
Terlalu banyak cerita dan kenangan .
DISIPLIN TANPA HUKUMAN BAGAIKAN ULAR TAK BERBISA ......
Ingat pas dulu jadi oposisi di hujroh jkm di cariiin buya padahal ngumpet di tempat rahasia diatas masjid ketika itu dicari buya gara2 bawa TV pas acara piala dunia sambil di tarik karcis😄AKhirnya tv tersebut dihancurin dan sampai sekarang saya lolos gak kena hukuman.