Semua Testimoni Alumni

Cerita nostalgia dari para alumni Pondok Pesantren Al-Basyariyah

← Kembali ke Highlight
β€œ

Syair Abu Nawas di Kelas 1TMI, WARTEL di kelas 2 TMI, Healing Arjasari di kelas 3, MAK di kelas 4 TMI, POSPA di kelas 5 TMI, Bagian Olah raga dikelas 6 TMI, Masa Bhakti di Alba Cigon, MP3 di pengasuhan;

PRIMA PRADIKTA ALAMSYAH
Angkatan 19
β€œ

Megang 7 Kunci Gerbang saat liburan putri, deg degan plus ga tenang tidur karena takut tiba tiba dipanggil πŸ˜…

TAMHID AMRI
Angkatan 22
β€œ

Adalah...

Indra Mahendra
Angkatan 33
β€œ

Saat dihukum mudabbirot gara2 pelajaran nulis surat pribadi... Krn sy pernah menjadi seorang yg puitis jd bikin surat pribadi nya surat cinta.. dan sahabat sy malah menamai suratnya teruntuk kk kls yg saat itu aga dekat dgn saya.. akhirnya dihukum dr semua mudabbirot dr setiap bagian πŸ«£πŸ˜ƒπŸ‘ tp seru 😁😁

Eva Fujiyanti
Angkatan 17
β€œ

banyak lah gabisa diceritain satu satuπŸ€—, pokonyamah berharga pican🫣

najwa salma azizah
Angkatan 37
β€œ

Salah satu kenangan yang paling membekas selama menempuh pendidikan di pesantren terjadi ketika saya duduk di kelas 3 MAK dan mengemban amanah sebagai pengurus. Pada masa itu, saya pernah memperoleh "peringkat pertama" langsung dari Buyaβ€”bukan dalam kategori prestasi akademik, melainkan sebagai pengurus yang paling sering menerima hukuman masuk kolam. Tentu, pengalaman tersebut terasa sangat memalukan. Namun, dalam tradisi pendidikan pesantren, hukuman bukan sekadar bentuk sanksi, melainkan bagian dari proses tarbiyah untuk menanamkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan pembentukan karakter. Kini, ketika peristiwa itu dikenang kembali, perspektif saya telah berubah. Yang dahulu terasa sebagai aib justru menjadi salah satu pelajaran paling berharga. Saya menyadari bahwa perhatian seorang guru tidak selalu diwujudkan melalui pujian, tetapi juga melalui pembinaan yang tegas dan penuh kasih sayang. Barangkali, dari sekian banyak santri, saya menjadi salah satu yang dikenal oleh Buya bukan karena kelebihan yang saya miliki, melainkan karena proses pendidikan yang Allah takdirkan saya jalani. Dan justru dari proses itulah saya belajar makna ketulusan seorang guru dalam mendidik muridnya.

Asep Ahmad Ridwansyah
Angkatan 14
β€œ

Terlalu banyak, bingung mau cerita yang mana.

M. Fahmi Rajbani
Angkatan 38
β€œ

banyak

K
Keysa Ismarta Nararia
Angkatan 36
β€œ

Takris sareng mang Adang/alm.mang ikin/mang ujang unggal istirahat firqoh 2/rapat guru.mang Adang ngajakan beberes TI rayon A-e kadang sareng barudak.mimiti 6an dugi nyesa abi hungkul.unggal dinten ek kbm/UPT/UAT.mun mang Adang nyalse ngajak emam di dapur sareng beberes

E
Ezra ramadhaniansyah
Angkatan 31
β€œ

kangen masa masa pondok! πŸ«‚πŸ’Œ

Azka Yurdina Safitri
Angkatan 36