Semua Testimoni Alumni

Cerita nostalgia dari para alumni Pondok Pesantren Al-Basyariyah

← Kembali ke Highlight

Indah untuk di kenang senang untuk diulang

Ananda ibrahim
Angkatan 35

Di ketemu di balong, jln kaki dr cibaduyut ke Mahmud. Di berdirikan krn tdk hafal B. Arab

Siti Rofiqoh
Angkatan 2

Akhirnya penantian selama 7 tahun tiba juga hari wisuda 😍 setelah seharian mengikuti acara penyematan dan penyerahan risalaturido dri buya dan usth inna, tibalah malam hiburan sumbangsih dari wisudawan wisudawati yaitu acara degung kasenian sunda (ngundang aktivis mahmud dan artis sunda lainnya ) saat malam hiburan itu ternyata warga sekitar banyak yg antusias akan menonton, akhirnya pondok dipenuhi warga yg akan menonton, karena buya khawatir takut ada bahaya bagi santri putri, maka buya melarang semua santri putri untuk keluar kobong, dan acara jam malam dipercepat (jam 20.00), dasar wisudawati merekedeweng merasa berhak nonton karena itu ada andil uang yg kita sumbang juga, jd wisudawati narongton ke depan malja dirayon A, bercampur dengan warga, ternyata buya menyusuri jejak kami ke rayon A dan ketauan akhirnya terjadi kejar kejaran antara buya dan wisudawati sampai kami pulang ke kobong dan menyusup tidur diantara selimut santri yg sdh terlelap dr tadi, ternyata ada beberapa teman kami yg tertangkap oleh buya dan bilang bahwa kami adalah wisudawati dan kami berhak nonton karena kami sdh lulus, jd tidak terikat aturan dan disiplin pondok lagi, tp tidak demikian bagi buya yg lgsg pengumuman dari speaker POSPA bahwa semua wisudawati harus diusir dari pondok ini sekarang juga (jam 00:00) semua mudabirot yang melihat ada wisudawati di kobong harap menyuruh mereka tidur diluar karena mereka sdh haram menginjak bangunan pondok 😭 akhirnya kita semua menyerahkan diri berbondong bondong tidur di depan POSPA berharap saat buya keluar akan mimpin sholat kami bisa bicara dan meminta maaf pada buya, tapi yaa begitulah buya malah keluar lewat pintu lain dan kita tidak tau kalo kita sdh dimaafkan atw tidak oleh buya, sampai siang hari akhirnya kami pulang kerumah masing-masing dengan rasa kecewa rasanya tetap terusir walau sdh dapet risalaturido dari buya😵‍💫 pada tahun 2018 kami datang lagi dan minta maaf ke buya menceritakan tentang masa wisuda kami, buya cuma tertawa yaa pasti semua sudah dimaafkan sm buya, karena buya cm keras dimulut namun lembut di hati🥰

Nina Rusmiati
Angkatan 16

Di korondangkeun gara2 kuluwung mengpeut ku sampah softex trs di berdiri kan gara2 upacara tdk persiapan trs di masukin kolam gara2 tdk hafal B. Arab

Nia Sholihah
Angkatan 2

Kenangan Indah

M
M Reza Kemal Nugraha
Angkatan 29

Terlalu banyak kenangan untuk saya ungkap. NU penting mah Alhamdulillah sangat berarti menjadi torehan tinta cerita dalam semua langkah hidup ku

A
Albie Luqman fakhry
Angkatan 12

Di keeum Dina Balong sareng nekis dihandapen tangkal belimbing

Asep saefudin
Angkatan 1

Bnyak pokonya

Eka Merli Siti Fatimah
Angkatan 29

Sungguh Terlalu Banyak Kenangan untuk di tuliskan, intinya Kenangan paling Mengesankan itu Ketika Rambut saya menghilang😅

Denden Ramdani
Angkatan 30

Pernah di botak, ditempeleng, di kerondangin, di tahanus (semua karena kasus jajan diluar)

Devi Abdul Rozak
Angkatan 16